
Tim peneliti dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau melaksanakan observasi ketiga sebagai bagian dari penelitian berjudul “Deep Learning: Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Tradisi Batobo” di SDN 105 Pekanbaru. Penelitian ini dibiayai melalui skema RISET Unggul dari DIPA UNRI Tahun 2025, dan sebelumnya telah melalui dua tahap observasi untuk mengevaluasi cara penerapan nilai-nilai Pancasila melalui tradisi lokal Batobo dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
Ketua tim penelitian adalah Dr. Hendri Marhadi, SE, M.Pd, yang juga menjabat sebagai Kepala Program Studi Magister Pendidikan Dasar di FKIP UNRI. Ia memimpin kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, di mana selain beliau terdapat Dr. Erlisnawati, Dr. Elmustian, dan sejumlah dosen lain, serta beberapa mahasiswa yang terlibat aktif dalam penelitian.
Dalam observasi ketiga tersebut, siswa SDN 105 diajak melakukan kegiatan praktis berbasis lingkungan: menanam tanaman seperti cabai dan terong, memupuk dalam polybag, dan menyiram tanaman. Semua ini dirancang tidak hanya sebagai aktivitas praktis tapi juga sebagai wujud penguatan karakter, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut Hendri Marhadi, melalui integrasi tradisi lokal Batobo ke dalam pembelajaran karakter, diharapkan siswa tidak hanya menguasai aspek teknis pertanian, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, peran Program Studi Magister Pendidikan Dasar sangat sentral dalam penelitian ini sebagai pengarah, fasilitator kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, serta sebagai figur yang menghubungkan program studi dan implementasi penelitian di lapangan. Riau-Pos.co